Kisah Mei : Wajah Ayah & Ibuku?

Posted: May 11, 2013 in Kisah Mei

Memandang bintang adalah kegiatan yang selalu  Mei lakukan kala langit malam cerah.Dia memandang bintang paling terang  dan kemudian memejamkan mata,mengingat wajah Ayah & ibunya yang menghadirkan Dia ke dunia.Berkali-kali dia berusaha semakin sulit untuk menggambarkannya.

Sampai suatu saat dia menyerah dan tak ingin memandang bintang  lagi.”Mungkin Ibu atau Ayah tak ingin wajahnya terlihat olehku, karena ia sudah membuat nasibku seperti ini hidup di pantai asuhan”, Gumam Mei.Kadang Mei berkhayal kalau dia bukan dilahirkan melainkan menetas dari sebuah telur (khayalan yang cukup gila sepertinya). Suatu hari  dia dapat kabar akan diadopsi sebuah keluarga.” Akhirnya ini terjadi juga meski usiaku sudah ±10th masih ada yang mau mengadopsi,” Kata mei sambil melambaikan tangan kepada bintang terang dilangit yang sudah lama tak ia amati. Tak terasa air mata menetes Mei terisak-isak.”Akhirnya aku akan merasakan kehangatan sebuah keluarga,”


“Kamar baru,ada meja belajar lengkap dengan seperangkat komputer.Cat tembok warna biru langit,ranjang bertingkat sungguh ini kamar yang sejak dulu aku dambakan,”.(Srekk) Mei membuka gorden  dan jendela kembali menatap langit ia pun melihat bintang terang.”Oh bintang meski  disudut berbeda kau selalu ada mengawasiku,atau mungkin aku benar tidak dilahirkan dan menetas dari telur melainkan jatuh dari langit.Andai seperti itu aku ingin kembali ke angkasa”.

Bersekolah di sekolah umum adalah salah satu keinginannya,meski dipantai  juga dapat bimbingan belajar tapi bersekolah di sekolah umum berbeda.

Mei memperkenalkan diri di depan kelas.” Nama saya Mei,”. Tiba-tiba saja ada yang menyela.”Kamu pasti lahir dibulan mei ya?,”.tanya salah seorang murid.”Bisa iya atau bisa jadi tidak,tapi yang pasti kata pengurus Pantai Asuhan saya ditemukan tanggal 1 Mei,” .Kemudian dia melanjutkan memperkenalkan dirinya.Hobi saya mengamati Bintang,cita-cita menjadi astronot.Lagu kesukaan bintang kecil.Mei selesai memperkenalkan diri dan kembali kebangkunya.

Hari pertama bersekolah tidak ada kesan yang menonjol.Bahkan diajadi punya julukan baru Mei si “anak bintang”

to be continued

Advertisements

Silahkan Berkomentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s